7 Perkataan Inspiratif Tentang Employee Engagement

7 Perkataan Inspiratif Tentang Employee Engagement

21
0
Share:
Service Quality 2044497

1. “To win in the marketplace you must first win in the workplace.” – Doug Conant, CEO of Campbell’s Soup
Terjemahan : “Supaya bisa menang berkompetisi di dunia bisnis, kondisi kerja perusahaan harus dapat dikuasai terlebih dahulu.”

2. “When people are financially invested, they want a return. When people are emotionally invested, they want to contribute.” – Simon Sinek
Terjemahan : “Kalau orang terikat dengan uang, orang tersebut ingin dapat bunganya. Kalau orang secara terikat secara emosional, orang tersebut ingin berkontribusi.”

3. “Your number one customers are your people. Look after employees first and then customers last.” – Ian Hutchinson, author of People Glue
Terjemahan : “Pelanggan nomor 1 perusahaan adalah karyawan. Layani karyawan dulu, baru layani pelanggan.”

4. “We are what we repeatedly do. Excellence then, is not an act, but a habit.” – Aristotle
Terjemahan : “Manusia melakukan kegiatan rutin setiap hari. Kalau kegiatan itu berhasil sempurna, itu bukanlah sebuah kegiatan, tetapi sebuah kebiasaan rutin.”

5. “Business and human endeavors are systems… we tend to focus on snapshots of isolated parts of the system. And wonder why our deepest problems never get solved.” – Peter Senge, author of The Fifth Discipline: The Art & Practice of the Learning Organization
Terjemahan : “Bisnis dan segala usaha yang dilakukan manusia adalah sebuah sistem. Kita lebih cenderung fokus kepada 1 bagian kecil sebuah sistem. Dan selalu berpikir mengapa masalah yang paling dalam tidak pernah terpecahkan.”

6. “Culture is about performance, and making people feel good about how they contribute to the whole.” – Tracy Streckenbach interview, Clear Goals Matter More than Mission, The New York Times
Terjemahan : “Kultur perusahaan adalah tentang kinerja dan bagaimana membuat semua karyawan merasa senang tentang kontribusinya kepada seluruh aspek perusahaan.”

7. “Employees who believe that management is concerned about them as a whole person – not just an employee – are more productive, more satisfied, more fulfilled. Satisfied employees mean satisfied customers, which leads to profitability.” –Anne M. Mulcahy
Terjemahan : karyawan yang sadar bahwa manajemen perusahaan memperhatikan kehidupan seorang karyawan dan bukan hanya sebagai karyawan, pasti lebih produktif, lebih terpuaskan dan lebih merasa terpenuhi. Karyawan yang terpuaskan berarti pelanggan yang terpuaskan, yang akan menghasilkan keuntungan bagiu perusahaan.