Bagaimana Caranya Menjadi Seorang Servant Leader

Bagaimana Caranya Menjadi Seorang Servant Leader

31
0
Share:
Employee 3085085

Apa itu Servant Leadership?

Sevant Leader adalah seorang pemimpin yang bersikap melayani, atau pemimpin harus menjadi pelayan dulu sebelum minta dilayani. Pemimpin yang melayani dulu adalah yang berfokus pada kebutuhan orang lain dulu, terutama anggota tim, sebelum berpikir tentang diri sendiri. Sebagai pemimpin harus mengakui perspektif orang lain, memberi mereka dukungan yang mereka butuhkan untuk memenuhi pekerjaan mereka, melibatkan mereka dalam pengambilan keputusan di saat yang sesuai, dan membangun rasa kebersamaan dalam tim. Hal ini menyebabkan keterikatan yang lebih tinggi karyawan, punya rasa percaya karyawan terhadap pemimpinnya, dan hubungan yang lebih kuat dengan anggota tim dan stakeholder lainnya. Selain itu juga dapat menyebabkan peningkatan kreativitas.

Pemimpin yang mengutamakan melayani dulu, menunjukkan demokrasi dalam hubungan dengan anak buahnya. Dengan melayani terlebih dahulu berarti pemimpin menunjukkan kerendahan hati dalam bekerja. Memang dalam prakteknya akan memerlukan perjuangan karena tidak mudah menghadapi situasi di perusahaan yang kompleks.

Bagaimana caranya untuk menjadi seorang pemimpin yang mendahulukan pelayanan terhadap bawahannya:

  1. Mendengarkan. Pemimpin akan terlihat melayani bawahannya dengan baik apabila punya komitmen tinggi dengan mendengarkan dan mengerti maksud bawahannya.  Untuk meningkatkan keahlian mendengar orang lain, dengarkan orang yang sedang berbicara dengan sangat fokus, perhatikan bahasa tubuhnya, jangan menghela di saat mereka berbicara, dan harus memberikan tanggapan yang dikatakannya.
  2. Empati. Menjadi pemimpin yang melayani bawahannya berartti menyingkirkan sementara pandangan atau perspektif dirinya sendiri, menghargai pandangan orang lain, dan mengerti situasi dengan terbuka.
  3. Menyembuhkan. Apabila bawahan sedang mengalami gangguan kesehatan atau emosional, pemimpin yang melayani harus mendukung secara fisik maupun mental.
  4. Sadar diri. Pemimpin yang melayani adalah yang sadar diri akan emosi dan perilakunya serta mengerti akibatnya terhadap orang di sekitarnya dan bagaiman mereka dapat beradaptasi dengannya.
  5. Membujuk. Pemimpin yang melayani menggunakan teknik membujuk dan bukan menggunakan otoritasnya untuk mendorong orang melakukan tindakan. Ini bertujuan untuk membangun kesepakatan dalam kelompok, sehingga setiap orang mendukung keputusan.
  6. Punya konsep. Dalam organisasi, pemimpin melayani harus punya konsep-konsep yang jelas agar supaya bawahan juga melihat apakah kegiatan sehgari-hari sudah sesuai dengan konsep-konsep tersebut supaya konsep tersebut berhasil di masa datang.
  7. Memprediksi masa depan. Meramal adalah ketika pemimpin dapat memprediksi apa yang mungkin terjadi di masa depan dengan belajar dari pengalaman masa lalu, mengidentifikasi apa yang terjadi sekarang, dan memahami konsekuensi keputusan yang dibuat.
  8. Pelayan. Sebagai pelayan adalah tentang bertanggung jawab atas tindakan dan kinerja tim, dan bertanggung jawab atas peran anggota tim dalam organisasi.
  9. Komitmen akan perkembangan individu. Pemimpin yang melayani adalah yang punya komitmen mengusahakan perkembangan bawahannya melalui berbagai pelatihan

Mengapa pemimpin harus melayani dulu?

  1. Supaya dapat membuat tim yang lebih terlibat dan bertanggung jawab
  2. Supaya dapat membangun kepercayaan dan dedikasi
  3. Supaya dapat memperbaiki keseimbangan kerja
  4. Supaya bisa membuat sistem pendukung seperti keluarga di tempat kerja
  5. Supaya bisa mengurangi ijin sakit dan perselisihan antar karyawan
  6. Meningkatkan efisiensi dan keuntungan